Electronic Resource
TA _ ANALISIS KESULITAN BERBICARA PESERTA DIDIK FAKTOR PENYEBAB DAN DAMPAKNYA TERHADAP INTERAKSI DI KELAS V SD INPRES NUNUMEU
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan menggambarkan kesulitan berbicara yang dialami peserta
didik, mengidentifikasi faktor penyebab, dan menjelaskan dampaknya terhadap interaksi
kelas di Kelas V SD Inpres Nunumeu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif
deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Populasi meliputi 23
peserta didik; informan fokus terdiri atas 7 peserta didik yang teridentifikasi mengalami
kesulitan berbicara dan 1 guru kelas (purposive). Analisis data mengikuti langkah analisis
tematik (pengodean → tema → verifikasi) serta triangulasi teknik dan sumber untuk
meningkatkan kredibilitas. Temuan utama: kesulitan berbicara tampak pada artikulasi
kurang jelas, keterbatasan kosakata, kelancaran yang rendah, dan rendahnya percaya diri.
Faktor internal (malu, takut salah, motivasi) dan faktor eksternal (metode guru kurang
variatif, kesempatan latihan berbicara terbatas, dukungan keluarga kurang) berkontribusi
nyata. Dampaknya adalah interaksi kelas menjadi pasif, dominasi guru meningkat, dan
jawaban lisan peserta didik kurang runtut.
This descriptive qualitative study aims to depict students’ speaking difficulties,
identify causal factors, and explain the impact on classroom interaction in Grade 5 of SD
Inpres Nunumeu. Data were collected through observation, interviews, and documentation.
The population comprised 23 students; the focal informants were seven students identified
with speaking difficulties and one classroom teacher selected via purposive sampling.
Data were analyzed using thematic analysis (coding → themes → verification) with
method/source triangulation to enhance credibility. Findings indicate difficulties in
articulation, limited vocabulary, fluency, and self confidence. Internal factors (shyness, fear
of making mistakes, low motivation) and external factors (limited speaking opportunities,
teacher centered instruction, insufficient family support) contributed to these problems.
The difficulties significantly reduce classroom interaction, leading to one way
communication and unclear oral responses.
| TA _ 00311 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain